...sebulan
hampir? udah lebih 3 hari................
tertinggal. dan demikian juga dengan produktivitas.
what kind of sorcery is this?
apa yang mereka sebutkan, menjadi tamparan yang dahsyat. Saya mengalaminya, menjadi nol kembali, seperti mereka kembali. Mereka yang menemukan sebab-akibat, seharusnya mampu menghindarkan generasi-generasi berikutnya dari kesalahan yang mereka buat. Apa daya egoisme mengalahkan segalanya. Entah suatu bentuk percobaan, penempaan keyakinan, akan ilmu yang sudah didapat.
Sebagian besar mengalami ini, ilmu yang diajarkan pasti dipertanyakan. Mencoba melanggar. Hal yang baik memang, asal jangan sampai menembus batas kesalahan yang pernah dilakukan pemberi ajaran. Melakukan kesalahan itu biasa, apalagi dalam mempertanyakan ajaran. Tapi minimalisir, paling tidak jangan sampai kesalahan yang dilakukan sebesar kesalahan lalu. Itu disebut keledai, kangkawan!
pencatatan keseharian, ternyata menjadi pengontrol dan evaluator apa yang dilakukan sehari sebelumnya. Ketika kontrol itu dilepas, hal yang sama akan terjadi pada tingkat positivitas.
positivitas merujuk pada produktivitas.
jika pun tidak ingin mendapat gelar 'orang sukses', menjadi positiv adalah hal yang wajib; Adalah hak dan kewajiban. Tidak ada salahnya menorehkan rekaman kegiatan demi kegiatan, pasti ada waktu jika ada niat (yang kuat). dan jangan lupa baca!
baca dan menulislah!
Selalu positiv!
No comments:
Post a Comment