...lan.
awalan yang sangat pathetic.
Malam ini seperti beberapa malam terakhir. Kira-kira sudah tiga hari ditemani langit malam super-cerah. Bisa melihat bintang dibalik polusi cahaya kota besar. Sangat membahagiakan, menenangkan dan mendamaikan. Bahkan rela memanjat pagar dan duduk di atasnya demi dapat menikmati ketenangan malam cerah. Meski orang lain mendapatkan kebahagiaan lebih dengan ditemani bulan, tidak demikian terjadi di sini,
KETUTUPAN ATEP RUMAH ORANG LAIN YANG TINGGI-TINGGI. WOY!
Kadang seru sih memang tinggal di rumah yang jauh-tidak-lebih-tinggi dari rumah orang lain. Serasa bahagia tertinggal dengan damai dari zaman yang terus bergerak, berubah.
Tapi ya itu, jika bulan cerah purnama sedang bersinar rendah, gabisa diliat!
Kengkawan, nikmatilah hari ini karena ini merupakan hari terakhir bulan Februari di tahun ini.
Selamat bulan Maret!
NB: Maaf tidak ada sketsa/gambar/foto/lukisan/sketsa/foto/gambar/lukisan di postingan ini. mau bobok.
Selalu positiv!
Thursday, February 28, 2013
Wednesday, February 27, 2013
Sunday, February 24, 2013
WOOH!
Berselancar di situs video YouTube siapa sangka bisa melihat NAT KING COLE SECARA LIVE!
Rekaman sih memang, tapi disiarkan secara live ketika itu. Di acara televisi berjudul
An Evening with Nat King Cole (1963)
Selamat menyaksikan!
Selalu Positiv!
Rekaman sih memang, tapi disiarkan secara live ketika itu. Di acara televisi berjudul
An Evening with Nat King Cole (1963)
Selamat menyaksikan!
Selalu Positiv!
mengemis...
..nada-nada favorit.
jadi ceritanya di minggu malam ini entah kenapa si telinga sedang sangat ingin mendengarkan syair-syair untuk menemani malam. Malam terang bulan.
ayo di list!
yang pertama dari akun twitter @dianono
jadi ceritanya di minggu malam ini entah kenapa si telinga sedang sangat ingin mendengarkan syair-syair untuk menemani malam. Malam terang bulan.
ayo di list!
yang pertama dari akun twitter @dianono
asereje - Las Ketchup
Dan sejujurnya, penulis baru menyadari kenyataan bahwa lagu ini berisi lirik-lirik berbahasa inggris. Hahaha...
Lalu musik-musik dari Django Reinhardt. Saran dari akun twitter @errybs
(cari sendiri ya, banyak soalnya).
Selanjutnya saran dari akun twitter @catrindanik dan @Pardele
Inside and out - Feist
Selanjutpun, lagi-lagi dari akun twitter @errybs
Everybody's everybody - Santana
Sangat menarik, ketika diminta lagu-lagu yang disarankan untuk diperdengarkan di minggu malam, rata-rata memberi lagu yang memberi semangat. Semangat menghadapi hari kerja!
Selalu Positiv!
Selalu Positiv!
Friday, February 22, 2013
first...
...cut is the deepest.
Adalah lagu yang paling tepat untuk sebuah cerita gila tentang psychopath. Yap, cerita gila tentang orang-orang gila. Dan ditujukan untuk orang gila.
Gila.
Sejauh ini tidak ada yang tau sisi cerah dari orang-orang yang dicerahkan tersebut. Sisi cerah? Ya, sisi cerah mungkin adalah yang paling tepat untuk melukiskan gambaran hidup mereka. Hampir semua film, bahkan semua film yang sudah penulis tonton tentang psychopath hanya menunjukkan bagaimana aksi mereka, bagaimana dampak bagi korban mereka, dan apa motif mereka. Belum ada yang menceritakan apa yang mereka rasakan, apa yang ada dalam pikiran mereka, dan bagaimana mereka menanggapi orang-orang yang bernasib sama dengan mereka. Mereka sama-sama manusia memang, walaupun mengambil jalur yang sedikit ekstrim.
Si Martin (si penulis cerita film, dan yang di dalam film) yang pada akhirnya menjadi orang yang tercerahkan adalah karakter yang menarik, baik di dalam film maupun sebagai penulis cerita filmnya. Entah bagaimana kehidupan aslinya sebagai penulis cerita film, tapi sebagai yang ada di film dia adalah tipikal pemeran utama kedua; orang biasa (tidak ada yang spesial dalam dirinya) yang melihat dan berada di dalam kejadian luar biasa. Dia tidak mengalami, dia hanya berada di waktu dan tempat yang tepat. Karena ketika mengalami, ia harus menjadi salah satunya, atau paling tidak merasakan hal yang sama dengan lingkungannya.
Well, dia tidak.
Ia tetap menjadi orang yang sama, meskipun mendapat pencerahan di akhir kejadian.
Sudahlah, film tadi adalah sebuah cerita yang sangat menarik untuk disimak. Harus tonton (kecuali jika anda tidak kuat melihat darah).
Adalah lagu yang paling tepat untuk sebuah cerita gila tentang psychopath. Yap, cerita gila tentang orang-orang gila. Dan ditujukan untuk orang gila.
Gila.
Sejauh ini tidak ada yang tau sisi cerah dari orang-orang yang dicerahkan tersebut. Sisi cerah? Ya, sisi cerah mungkin adalah yang paling tepat untuk melukiskan gambaran hidup mereka. Hampir semua film, bahkan semua film yang sudah penulis tonton tentang psychopath hanya menunjukkan bagaimana aksi mereka, bagaimana dampak bagi korban mereka, dan apa motif mereka. Belum ada yang menceritakan apa yang mereka rasakan, apa yang ada dalam pikiran mereka, dan bagaimana mereka menanggapi orang-orang yang bernasib sama dengan mereka. Mereka sama-sama manusia memang, walaupun mengambil jalur yang sedikit ekstrim.
Si Martin (si penulis cerita film, dan yang di dalam film) yang pada akhirnya menjadi orang yang tercerahkan adalah karakter yang menarik, baik di dalam film maupun sebagai penulis cerita filmnya. Entah bagaimana kehidupan aslinya sebagai penulis cerita film, tapi sebagai yang ada di film dia adalah tipikal pemeran utama kedua; orang biasa (tidak ada yang spesial dalam dirinya) yang melihat dan berada di dalam kejadian luar biasa. Dia tidak mengalami, dia hanya berada di waktu dan tempat yang tepat. Karena ketika mengalami, ia harus menjadi salah satunya, atau paling tidak merasakan hal yang sama dengan lingkungannya.
Well, dia tidak.
Ia tetap menjadi orang yang sama, meskipun mendapat pencerahan di akhir kejadian.
Sudahlah, film tadi adalah sebuah cerita yang sangat menarik untuk disimak. Harus tonton (kecuali jika anda tidak kuat melihat darah).
-888-
Omong-omong, First Cut is the Deepest adalah salah satu lagu yang paling saya sukai. Versi manapun.
Selalu Positiv!
Monday, February 18, 2013
akhir di awal
. titik.
jadi kisah kali ini diawali dengan akhir hari yang cerah.
Setelah hari penuh dengan jadwal padat berfrekuensi tinggi, saatnya kembali pulang. Seperti biasa nunggu si saudara kandung dulu, ceritanya mau ikut mbonceng alias nebeng. Muncullah ide untuk banting stir menuju MUI (bukan yang majelis itu).
Memang kisah hidup siapa yang tau kalau bukan kita ketika mengalaminya. Berjalanlah menuju gerbang. Dengan jalan lereng terjal menanjak menurun nan membahana yang sesungghunya telah disediakan fasilitas tangga, tapi dengan penuh keisengan tinggi--meski tanpa keyakinan tinggi-- mencoba melewati lereng berumput itu. Seperti yang sama-sama kita ketahui, malam memiliki suasana yang cukup gelap. Tentulah tak tampak kondisi tempat kaki berpijak.
jadi kisah kali ini diawali dengan akhir hari yang cerah.
Setelah hari penuh dengan jadwal padat berfrekuensi tinggi, saatnya kembali pulang. Seperti biasa nunggu si saudara kandung dulu, ceritanya mau ikut mbonceng alias nebeng. Muncullah ide untuk banting stir menuju MUI (bukan yang majelis itu).
Memang kisah hidup siapa yang tau kalau bukan kita ketika mengalaminya. Berjalanlah menuju gerbang. Dengan jalan lereng terjal menanjak menurun nan membahana yang sesungghunya telah disediakan fasilitas tangga, tapi dengan penuh keisengan tinggi--meski tanpa keyakinan tinggi-- mencoba melewati lereng berumput itu. Seperti yang sama-sama kita ketahui, malam memiliki suasana yang cukup gelap. Tentulah tak tampak kondisi tempat kaki berpijak.
cukup membekas, di hati dan mata kaki..
tidak berhenti sampai disitu. Perjalanan kembali dilakukan setelah menunaikan pembasuhan (wudhu) . Tubuh pun cukup terlapisi dengan air. Mulai dari wajah, tangan, hingga telapak kaki yang bersentuhan langsung dengan bumi, terlapisi air. Dan entah terasuki apa, tetiba merasa lampu-lampu yang menempel pada kolom-kolom MUI terlihat begitu indah. Tanpa pikir panjang, tangan ini bergerak menuju besi-dudukan-lampu, menyentuhnya.
BZZT!
Dengan rasa yang sama, si besi-dudukan-lampu menunjukkan rasa kagum dengan menyampaikan getaran-getaran LISTRIK.
Dengan cerdasnya, tubuh terlapisi air ini tersetrum.
Dengan rasa canggung, lihat dan lirik kiri ke kanan, kanan ke kiri, kiri ke kanan, atas ke bawah...aman. Cukup sepi dan tidak ada yang melihat.
Dengan pengalaman tadi, pelajarilah kangkawan. JANGAN PERNAH MENYENTUH BESI-DUDUKAN-LAMPU di MUI. Bersetrum.
Dengan demikian nampaknya sudah cukup banyak waktu yang terhabiskan, demi sketsa-sketsa di atas.
Dengan pembahasan tadi, bagaimana detail konstruksinya?
*kembali ingat tugas*
Selalu positiv!
*kembali ingat tugas*
Selalu positiv!
Saturday, February 16, 2013
Memantik kayu api
...terbentang panas dan nyala merah.
jadi ceritanya hari ini berkelana terjauh sendiri. Berkelana di sepanjang jalan toll. Dan nampaknya hal ini harus lebih sering dilakukan. Amboy rasanya..
Sepertinya tidak begitu banyak yang ada di dalam otak untuk dapat disampaikan di blog pada malam ini. Entah mengapa, sejujurnya kebingungan melanda. Padahal tidak ada kondisi lonjakan ataupun anjlokan emosi ketika tulisan ini diketik.
Lucu ya manusia itu...
oh.
Mungkin ada setitik kecil tinta penyesalan yang menetes di kolam pikiran. Entah mengapa berwarna hitam meskipun setitik. Jika dilihat dan dibandingkan dengan kegiatan lain yang sudah terjadi secara simultan, tidak rugi. Ayolah...
Sudahlah.
Gambar norak ini meski norak namun memberi kebahagiaan. Kalimatnya pun sungguh dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. amiin....
Biasakanlah teman-teman! MULAI, jangan menunda-nunda. Karena sesungguhnya memulai adalah titik terberat dari segala rencana baik!
Be positiv!
jadi ceritanya hari ini berkelana terjauh sendiri. Berkelana di sepanjang jalan toll. Dan nampaknya hal ini harus lebih sering dilakukan. Amboy rasanya..
Sepertinya tidak begitu banyak yang ada di dalam otak untuk dapat disampaikan di blog pada malam ini. Entah mengapa, sejujurnya kebingungan melanda. Padahal tidak ada kondisi lonjakan ataupun anjlokan emosi ketika tulisan ini diketik.
Lucu ya manusia itu...
oh.
Mungkin ada setitik kecil tinta penyesalan yang menetes di kolam pikiran. Entah mengapa berwarna hitam meskipun setitik. Jika dilihat dan dibandingkan dengan kegiatan lain yang sudah terjadi secara simultan, tidak rugi. Ayolah...
Sudahlah.
Gambar norak ini meski norak namun memberi kebahagiaan. Kalimatnya pun sungguh dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. amiin....
Be positiv!
Thursday, February 14, 2013
entah
...?
jadi ingat tentang mimpi tadi pagi.
Sebelumnya mungkin mau cerita pengalaman dulu.
Sejauh ini mimpi-mimpi yang penulis alami selalu dicatatkan. Dibuat log gitu ceritanya. Dan dari log beberapa bulan terakhir, disimpulkan bahwa mimpi terjadi sekitar 1/2 hingga 1/5-akhir waktu tidur. Atau mungkin yang dapat diingat. Karena dulu sempat baca; rata-rata manusia akan lupa 80% mimpinya dalam 5-10 menit setelah bangun. parah ya...
Lalu kenapa bisa sampai muncul ide untuk membuat log mimpi? Jadi dulu (sudah lama) pernah baca artikel tentang Lucid Dream. (Dan maaf sekali tautan menuju artikel tersebut tak disimpan. Lupa. Tinggal googling sih, gampang!)
Berdasar http://en.wikipedia.org/wiki/Lucid_dream , lucid dream intinya adalah sadar bahwa anda sedang bermimpi.
Menyenangkan? sangat.
Bayangkan dapat mengalami beragam cerita (berbagai film, saya menyebutnya) dan sadar akan ceritanya, dan sadar untuk dapat menentukan pilihan dalam film-film tersebut!
Berangkat dari situlah log mimpi pun mulai dibuat. Sejauh ini berhasil. Walaupun terkadang masi lupa-lupa ingat akan detil mimpinya, tapi bangun tidur selalu bahagia. Berkat log ini pun ingatan akan mimpi jauh meningkat. Mulai dari hanya membubuhkan poin-poin penting tentang mimpi di dalam log tersebut, hingga kini penulis bisa menuliskannya dalam bentuk cerita pendek. Mantap!
(Mungkin nanti, jika dirasa sudah cukup, akan mem-publish kumpulan cerita-cerita yang penulis alami dalam mimpi)
Tapi INGAT, jangan sampai lupa daratan. Dalam hal ini: dunia nyata.
Hampir semua artikel tentang lucid dream mengingatkan kita untuk membiasakan diri melakukan hal yang namanya reality check. Cara paling simpel adalah melihat jam beberapa kali dalam satu waktu, atau berhitung.
Untuk yang malas baca (yang mana sangat tidak disarankan) kebetulan menemukan video yang secara ringkas mampu menjelaskan lucid dream. Selamat menikmati:
Be positiv!
Tuesday, February 12, 2013
akhirnya berawal..
setelah masa penantian berakhir. Masa deraan berawal.
Yap, hari pertama masuk studio sudah ada tugas. Akhirnya merasakan perbedaan liburan dan tidak liburan. Walaupun sama-sama ke kampus, tapi yang satu beban pikiran hampir nol. Sedangkan deraan beban menimpa di masa sebaliknya.
Tidak (ehm, belum) begitu berat sih. Namun tetap saja berupa beban. Mungkin ini yang dinamakan dinamika kehidupan kampus. Walaupun entah di mana hubungannya...
AKAN TETAPI ini hanyalah sebuah fase, fase transisi dari masa tidak begitu sulit menuju ke masa sulit yang lebih baik. Demi kebaikan. Jika langsung diberikan beban tiga ratus enam puluh lima kali lebih berat, pasti pingsan.
Semester ini harusnya akan lebih menarik. Karena ada: STRUKTUR. Beserta sahabat-sahabat karibnya seperti bukaan, utilitas, pencahayaan, dan banyak lagi. Memang si Struktur ini memiliki sahabat karib yang sangat banyak. Patut dicontoh.
Yap, hari pertama masuk studio sudah ada tugas. Akhirnya merasakan perbedaan liburan dan tidak liburan. Walaupun sama-sama ke kampus, tapi yang satu beban pikiran hampir nol. Sedangkan deraan beban menimpa di masa sebaliknya.
Tidak (ehm, belum) begitu berat sih. Namun tetap saja berupa beban. Mungkin ini yang dinamakan dinamika kehidupan kampus. Walaupun entah di mana hubungannya...
AKAN TETAPI ini hanyalah sebuah fase, fase transisi dari masa tidak begitu sulit menuju ke masa sulit yang lebih baik. Demi kebaikan. Jika langsung diberikan beban tiga ratus enam puluh lima kali lebih berat, pasti pingsan.
Semester ini harusnya akan lebih menarik. Karena ada: STRUKTUR. Beserta sahabat-sahabat karibnya seperti bukaan, utilitas, pencahayaan, dan banyak lagi. Memang si Struktur ini memiliki sahabat karib yang sangat banyak. Patut dicontoh.
-888-
Bicara tentang dinamika kehidupan kampus, tak lepas tentunya dari yang namanya kenyamanan dalam berdinamika. Karena itu, manusia, terutama para pejantan, butuh yang namanya potong rambut.
kalau ini namanya tumbuh rambut
Bagi pemilik rambut ikal (atau berombak, atau wavy) ketika rambut dibiarkan tumbuh memanjang menjalar kesetiap arah mata angin. Mereka akan literally menjalar ke setiap arah mata angin bahkan mampu menahan arah angin. Mekar bak bunga bersemi di musim kemarau. Menyedihkan.
Karena itu pertumbuhan liar dan ilegal ini harus dikontrol. Dikendalikan. Kita yang dipinjami harus mampu merawat dong. Jadilah setelah sekian bulan berlalu (kira-kira 5 bulan) rambut yang terlihat tidak terurus ini pun diputuskan untuk dibenahi. Bagaikan taman yang telah dibiarkan bersemak-belukar selama berabad-abad, kemudian digunting helai demi helai, cahaya matahari segar mulai masuk dan memperlihatkan indahnya kehidupan. Segar...
Rawatlah rambutmu kawan, segar...
Seperti biasa, satu sketsa untuk anda!
aduh menawan (februari '13)
autodesk sketchbook, on Galaxy Note 10.1
1920x1080
catatan: dibuat ketika salah sangka
disangka sepi, ternyata bekerja
bodoh.
Be Positiv!
Monday, February 11, 2013
mengangkat kaki, tarik kembali..
...bertanya luapan, mengapa melangkah.
Intinya RAGU.
emang lagi ragu-ragu sih. Karena niatan ini cuma blog iseng-iseng belaka tanpa ada keinginan untuk dilihat khalayak. Bahkan tadinya blog ini ditujukan buat pengen sok-sokan nulis diari. Karena katanya kalau mencatat--membuat log-- akan dapat meningkatkan produktivitas kerja. Well,setuju sih.
TAPI,
anehnya entah kenapa mulai merasa posting-an di sini seperti layak dibaca orang banyak. Karena setiap kali menulis, isinya bukan sesuatu yang terlalu pribadi untuk dipertontonkan ke khalayak ramai.
Jujur saja, keberhasilan dalam merahasiaka...bukan merahasiakan juga sih. Lebih tepatnya tidak memerkan. Blog ini tidak ada yang mengetahui keberadaan dan kehadirannya di dunia (maya) ini. Terbukti dengan sedikitnya orang yang view postingan-postingan. Kecuali mungkin orang-orang yang cukup rela aktif di google+ dan rela membuang sia-sia waktunya untuk membuka profile page penulis.
Mungkin nanti jika sudah mulai banyak postingan yang berguna bagi nusa dan bangsa, akan penulis sebarkan percakapan sendiri ini. Katanya sih biasa disebut MONO-LO-GUE.
KALAU banyak yang berguna bagi nusa dan bangsa. Amiin...
Intinya RAGU.
emang lagi ragu-ragu sih. Karena niatan ini cuma blog iseng-iseng belaka tanpa ada keinginan untuk dilihat khalayak. Bahkan tadinya blog ini ditujukan buat pengen sok-sokan nulis diari. Karena katanya kalau mencatat--membuat log-- akan dapat meningkatkan produktivitas kerja. Well,setuju sih.
TAPI,
anehnya entah kenapa mulai merasa posting-an di sini seperti layak dibaca orang banyak. Karena setiap kali menulis, isinya bukan sesuatu yang terlalu pribadi untuk dipertontonkan ke khalayak ramai.
Jujur saja, keberhasilan dalam merahasiaka...bukan merahasiakan juga sih. Lebih tepatnya tidak memerkan. Blog ini tidak ada yang mengetahui keberadaan dan kehadirannya di dunia (maya) ini. Terbukti dengan sedikitnya orang yang view postingan-postingan. Kecuali mungkin orang-orang yang cukup rela aktif di google+ dan rela membuang sia-sia waktunya untuk membuka profile page penulis.
Ya sudahlah...
Mungkin nanti jika sudah mulai banyak postingan yang berguna bagi nusa dan bangsa, akan penulis sebarkan percakapan sendiri ini. Katanya sih biasa disebut MONO-LO-GUE.
KALAU banyak yang berguna bagi nusa dan bangsa. Amiin...
-888-
Jadi ceritanya hari ini merupakan hari pertama kembali duduk lama dengan harapan mendapatkan ilmu. Yang ternyata cuma mendapatkan perkenalan.
Oke, sepertinya kurang menarik membahas ini.
Oke, sepertinya kurang menarik membahas ini.
Bicara tentang hari pertama, beberapa detik berlalu tetiba menemukan tempat makan. Tempat makan, atau biasa disebut orang awam dengan kata piring, memiliki ide cemerlang luar biasa untuk meningkatkan kenikmatan dan semangat dalam makan.
(sayang sekali sumber gambar tidak menyebutkan siapa pencetus ide piring ini)
Bayangkan saja, ketika makan tiap lauk memiliki nuansa berbeda. Mulai dari makanan pembuka: mulai semangat. Makanan berikutnya: semangat. Makanan utama: semangat empatlima. Makanan berikutnya: semangat mulai kendor, beralih ke nyaman dan melankolis. Makanan berikutnya: semangat lagi. dan seterusnya..
Coba ya, secara nyata, para pemakan akan berekspresi DAN beraksi seperti itu ketika makan. Pasti heboh dan seru.
Be Positiv!
Sunday, February 10, 2013
ubah hari ini
Jika tidak mampu, atau paling tidak belum mampu mengubah hari esok, ubahlah HARI INI.
Dari dulu juga sudah dibagi dua. Sisi lelap, dan sisi lelah. Hanya saja, yang dulu terasa lebih sempit, apalagi dengan ruang bekerja yang lebih kecil, sehingga ruang di sisi tempat tidur jadi terbuang begitu saja. Semoga dengan keadaan sekarang akan menjadi lebih produktif dalam hal apapun.
Kenapa tidak, bukan?
Oleh-sebab-dikarenakan-hal-itu-tadi, pikiran muncul untuk mengubah ruang kerja (yang sekaligus menjadi ruang tidur). Pemikiran yang muncul karena keinginan untuk berubah (karena bosan sih, sebenarnya) itupun mulai mencari waktu yang tepat untuk merealisasikannya.
Perubahan ini diawali dengan membubuhkan buah-buah pemikiran pada secarik kertas dan melihat gambaran-jadi nya secara kasar.
Perubahan ini diawali dengan membubuhkan buah-buah pemikiran pada secarik kertas dan melihat gambaran-jadi nya secara kasar.
Mumpung kerjaan sudah mau selesai, hari pengerjaan perubahan pun terlihat di depan mata.
Pagi hari masih ngegajul di kamar yang belum berubah. Niat memulai perubahan hilang-hilang-timbul. Hingga akhirnya sekitar pukul 10 pagi, mulai memindahkan barang-barang yang akan mengganggu pergerakan barang yang lebih besar. Proses pengerjaan memakan waktu kira-kira 9 jam. Bisa dibilang seharian penuh. Soalnya untuk menjaga mood, kadang teralihkan dengan nonton TV.
Intinya, banyakan istirahat daripada kerja.
Ga baik sih sebetulnya, tapi rasa malas masih menjadi penguasa ketika hari libur tiba. Daripada ga selesai...
9 jam bekerja untungnya masih dapat didokumentasikan dengan cukup lumayan (dibilang lumayan, kurang sih sebenarnya. Dibilang cukup, ga juga. Jadi ya, cukup lumayan). Dan inilah
Dari dulu juga sudah dibagi dua. Sisi lelap, dan sisi lelah. Hanya saja, yang dulu terasa lebih sempit, apalagi dengan ruang bekerja yang lebih kecil, sehingga ruang di sisi tempat tidur jadi terbuang begitu saja. Semoga dengan keadaan sekarang akan menjadi lebih produktif dalam hal apapun.
Selalu positiv!
Wednesday, February 6, 2013
Tuesday, February 5, 2013
lihat negeri seberang. ingat mereka...
...how pathetic yet was so cool.
hahaha
Entah kenapa kayanya postingan kali ini kita awali dengan beberapa musik video dari negeri seberang, negeri tetangga, negeri serumpun, dan berbagai sebutan lainnya untuk sahabat kita di seberang lautan ini.
Ga perlu disembunnyikan lah. Dulu kita (gue doang sih) sangat pernah mendengar dan mungkin hafal beberapa lagu-lagu sendu-mendayu-nya melayu. Sebelum pergantian milenium hingga beberapa masa setelah pergantian milenium baru memang lagu-lagu seperti itu sempat berjaya di tanah air... entah mengapa.
Bahkan 'asisten mama' di kala itu merupakan salah satu fans berat-parah-pecah-badai-cetar-membahana lagu-lagu sedemikian... entah mengapa.
Menurut pribadi memang lagu semacam itu cukup ear-catchy (kira-kira berarti: menarik pendengaran, atau menarik perhatian telinga). Dengan irama-irama sendu, mendayu-dayu, muklai dari rendah sekali nadanya, hingga tinggi sekali nada yang dapat dibawakan pelantun lagu-lagu melayu ini. (Entah kenapa jika menggunakan 'pelantun syair melayu', istilahnya jadi terlalu keren). Dan satu lagi yang membuat ear-catchy, ada kata-kata ROCK-nya.
Sejujurnya nggak.
Ga ada rock-rock nya. Tapi ya mungkin boleh diapresiasi ke optimisannya. Mereka sudah cukup mencoba mengakui perbedaannya dan menekan istilah rock menjadi slow-rock. Mari tepuk tangan...
Ada satu hal lagi, dari ber-sekian-sekian hal, yang sangat menjadi duri dalam tumpukan jemari di dalam jantung; menakutkan dan menyakitkan, jika tidak dikeluarkan. Nama-nama kelompok bermusiknya. Sebutlah mulai dari yang menjadi contoh di atas: SPOON, New Boyz, Exist, Slam, Iklim, SCAN, dan sebagainya. Silahkan cari sendiri di YouTube teman-teman, banyak kok.
Mohon maaf tiada gambar/foto/sketsa/imaji/foto/gambar/imej/sketsa dalam postingan kali ini, capek bro jiwa dan raga hari ini, terutama malam ini. Hidup musik Tanah Air yang bagus-bagus!
hahaha
Entah kenapa kayanya postingan kali ini kita awali dengan beberapa musik video dari negeri seberang, negeri tetangga, negeri serumpun, dan berbagai sebutan lainnya untuk sahabat kita di seberang lautan ini.
Rindu Serindunya - SPOON
Sejarah Mungkin Berulang - New Boyz
Bahkan 'asisten mama' di kala itu merupakan salah satu fans berat-parah-pecah-badai-cetar-membahana lagu-lagu sedemikian... entah mengapa.
Menurut pribadi memang lagu semacam itu cukup ear-catchy (kira-kira berarti: menarik pendengaran, atau menarik perhatian telinga). Dengan irama-irama sendu, mendayu-dayu, muklai dari rendah sekali nadanya, hingga tinggi sekali nada yang dapat dibawakan pelantun lagu-lagu melayu ini. (Entah kenapa jika menggunakan 'pelantun syair melayu', istilahnya jadi terlalu keren). Dan satu lagi yang membuat ear-catchy, ada kata-kata ROCK-nya.
Sejujurnya nggak.
Ga ada rock-rock nya. Tapi ya mungkin boleh diapresiasi ke optimisannya. Mereka sudah cukup mencoba mengakui perbedaannya dan menekan istilah rock menjadi slow-rock. Mari tepuk tangan...
Ada satu hal lagi, dari ber-sekian-sekian hal, yang sangat menjadi duri dalam tumpukan jemari di dalam jantung; menakutkan dan menyakitkan, jika tidak dikeluarkan. Nama-nama kelompok bermusiknya. Sebutlah mulai dari yang menjadi contoh di atas: SPOON, New Boyz, Exist, Slam, Iklim, SCAN, dan sebagainya. Silahkan cari sendiri di YouTube teman-teman, banyak kok.
Mohon maaf tiada gambar/foto/sketsa/imaji/foto/gambar/imej/sketsa dalam postingan kali ini, capek bro jiwa dan raga hari ini, terutama malam ini. Hidup musik Tanah Air yang bagus-bagus!
Saturday, February 2, 2013
lesap menghilang
Sudah lumayan lama rasanya tak menulis. Padahal nyatanya baru beeberapa malam.
Berkat kerjaan.....yang sebentar lagi selesai.amin!
Berkat kerjaan.....yang sebentar lagi selesai.amin!
kalo sudah selesai juga tak kasih liat kok foto-fotonya.
Lalu kali ini menulis untuk apa?
Daripada tak menulis samasekali. Ini namanya pembiasaan. Kegiatan baik dijadikan kebiasaan adalah bagus 'kan?
Bagus.
Itung-itung sekalian lah, memenuhi resolusi (yang dibuat dalam rangka ikut-ikutan) di tahun 2013 ini. Awyeah!
Omong-omong tentang pemenuhan resolusi 2013 ini, produktivitas dirasa mulai menurun. Pengennya sih setelah ini mau sketsa-an. Tunggu saja, sebentar lagi akan di posting di blog ini kok.
Namun sebelumnya, mau taro sketsa lama. Semoga dengan ini, tiap posting-an ada gambar/foto/sketsa/foto/imaji/gambar/sketsa.
yeah.
judul: kedalaman kota (2012)
drawing pen on paper
a4
Subscribe to:
Comments (Atom)








